Malala Yousafzai menghabiskan hidupnya untuk memperjuangkan pendidikan anak perempuan—selamat dari percobaan pembunuhan saat usia 15 tahun, bertemu dengan pemimpin dunia, lalu menyaksikan jerih payah yang runtuh saat Afghanistan jatuh ke tangan Taliban pada tahun 2021. Momen keputusasaan itu memaksa dia untuk berpikir ulang tentang arti membuat perubahan, dan apa yang dia temukan menggantikan optimisme yang telah hancur dengan sesuatu yang lebih kuat dan jujur. Simak caranya berjuang untuk masa depan yang Anda inginkan, bahkan ketika harapan terasa sirna.

